TNI Kedungjajang Dukung Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 pada Lansia dan Guru

TNI Kedungjajang Dukung Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 pada Lansia dan Guru

Suara Satu News
Kamis, 20 Mei 2021

Vaksinasi kepada warga Lansia dan guru yang bertempat di Puskesmas Kedungjajang Kecamatan Kedungjajang Kabupaten Lumajang


LUMAJANG - (suarasatunews.com)
Dalam rangka mendukung dan menyukseskan kegiatan Vaksinasi Covid-19, Anggota Pos Ramil 0821/05 Kedungjajang melaksanakan pendampingan vaksinasi kepada warga Lansia dan guru yang bertempat di Puskesmas Kedungjajang Kecamatan Kedungjajang Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (20/5/2021).

Babinsa Tempursari Pos Ramil 0821/05 Kedungjajang Sertu Samhaji saat kegiatan tersebut menjelaskan, bahwa monitoring kegiatan pengamanan pemberian Vaksinasi Covid–19 ini, untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga masyarakat agar tidak perlu takut dalam menerima suntik vaksin tersebut. 

Samhaji juga menjelaskan, antusiasme masyarakat dalam pelaksanaan Vaksinasi ini patut diacungi jempol dan menjadi contoh agar masyarakat tidak takut lagi untuk mendaftarkan dirinya agar mendapatkan Vaksin sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19.

“Kami berharap dengan dilaksanakannya Vaksinasi, pandemi Covid-19 akan cepat selesai, penerima vaksin meskipun sudah divaksin diharapkan tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah dianjurkan pemerintah,” jelas dia.  

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kedungjajang dr. Zuhrotul Ilmiyah menyampaikan, bahwa pelaksanaan kegiatan pemberian suntik Vaksin Covid-19 ini, tetap menerapkan Protokol kesehatan dan prosedur langkah-langkah, vaksinasi yang dilakukan sebanyak dua kali secara bertahap dengan jeda waktu 14 hari setelah menerima suntik vaksin tahap pertama. 

Lanjut dia, proses pemberian vaksin ini pun tidak sama dengan vaksin lain, karena harus melalui empat tahapan, setiap orang yang akan divaksin harus melalui empat pos yaitu skrining, tensi darah, cek suhu tubuh, skrining pengecekan singkat riwayat penyakit dan setelah dua pos dilalui pasien menuju lokasi suntik vaksin dan setelah menerima suntik vaksin Lansia menunggu selama 30 menit dan menerima surat tanda bukti telah di vaksin.

“Dengan adanya vaksinasi diharapkan masyarakat agar tidak takut dengan isu berita vaksin yg tidak benar dan jangan takut untuk di vaksin, karena ini juga dilakukan di seluruh wilayah Indonesia, jadi sudah teruji keamanannya,” pungkasnya. (Fj).