Pimpin Apel SKD Rayon Utara, Kapolres Sampaikan Larangan Mudik Dan Keamanan Kesepakatan Bersama

Pimpin Apel SKD Rayon Utara, Kapolres Sampaikan Larangan Mudik Dan Keamanan Kesepakatan Bersama

Suara Satu News
Kamis, 06 Mei 2021

 

Kapolres Lumajang pimpin apel kesiapan pengamanan oleh Satgas Keamanan Desa wilayah rayon utara Kabupaten Lumajang

LUMAJANG - (suarasatunews.com) Dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1442 H di wilayah Kabupaten Lumajang, Kapolres Lumajang menggelar apel kesiapan pengamanan oleh Satgas Keamanan Desa wilayah rayon utara Kabupaten Lumajang, Kamis (6/5/2021).

Kegiatan apel digelar di stadion Klakah Lumajang, dipimpin langsung oleh Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si.

Hadir pula dalam apel kesiapan pengamanan hari raya Idul Fitri 1442 H ini, Danramil Klakah, Camat Klakah, Kapolsek Klakah, Kapolsek Ranuyoso, Kapolsek Randuagung, Kapolsek Kedungjajang, Kepala Puskesmas Klakah dan 12 Kades se Kecamatan Klakah.

Peserta apel diikuti 340 personel dari Satgas Keamanan Desa (SKD) masing-masing desa di 4 Kecamatan, 47 personel PSHT, 36 personel Banser dan 42 personel GP Ansor.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno dalam arahannya mengatakan, hari ini menggelar apel kesiapsigaan khususnya Satgas Keamanan Desa diwilayah rayon utara kabupaten Lumajang.

"Dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri 1442 H, tentu banyak kegiatan yang dilaksanakan hari-hari ke depan. Dengan adanya kebijakan Pemerintah terkait larangan mudik tahun 2021 itu karena pandemi belum berakhir." tutur AKBP Eka Yekti.

Negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura saat ini terjadi lonjakan kenaikan kasus Covid, negara tersebut juga melarang masyarakat merayakan Lebaran dengan tidak mematuhi protokol kesehatan.

"Untuk India juga mengalami lonjakan kasus yang cukup tinggi, ratusan manusia meninggal setiap hari karena sudah tidak dapat dikendalikan lagi," tambah Kapolres.

Lumajang saat ini berada di zona kuning, relatif aman, resiko rendah penularan, namun Kabupaten tetangga dalam posisi orange. Kapolres berharap Lumajang bisa segera menuju hijau.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti juga menyampaikan bahwa apel ini dalam rangka konsolidasi Satgas Keamanan Desa. TNI Polri dengan jumlah terbatas sangat membutuhkan bantuan SKD dalam rangka harkamtibmas di wilayahnya.

"Mari kita aktifkan siskamling, mari kita kompakkan lagi SKD, saling berkoordinasi antar desa bahkan kecamatan, waspadai jalur, jam, lokasi rawan, bantu kami berpatroli," harap Kapolres kepada seluruh SKD yang hadir.

Terkait penggunaan HT SKD, Kapolres juga menyampaiakan agar digunakan untuk komunikasi yang intens dengan jajaran Polsek.

"Apabila masih ada SKD yang belum terkoneksi dengan HT agara Kapolsek mengupayakan, sehingga jika ada kejadian menonjol, kriminalitas, bisa cepat menyebar sehingga mempersempit ruang gerak pelaku," ujar AKBP Eka Yekti

Terkait larangan mudik, Kapolres menyampaikan kepada seluruh peserta apel jika memiliki saudara, keluarga yang bekerja dari luar wilayah, agar tidak langsung pulang ke rumah, agar menginap dahulu di balai desa, puskesmas atau tempat isolasi mandiri yang telah disediakan, selama 5 hari sambil menunggu hasil test swab.

"Ini semua karena dikhawatirkan pada pendatang membawa virus Covid, entah itu berasal dari tempat kerja atau selama perjalanan," terang AKBP Eka Yekti.

Untuk mobilisasi warga, Kapolres juga menjelaskan bahwa wilayah IV Kabupaten Lumajang, Jember, Situbondo, Bondowoso bisa keluar masuk tanpa razia, untuk Lumajang tidak bisa ke Malang, Probolinggo dan Banyuwangi, di jalan ada penyekatan arus mudik.

'Kecuali kendaraan yang mengangkut sembako, BBM, damkar, ambulance, perjalanan dinas yang dibuktikan dengan surat bertandatangan basah, dan juga kendaraan membawa orang sakit parah, dapat melintas. Selain itu akan diputar balik," tambahnya

Minggu depan akan ada 2 perayaan agama secara bersamaan dalam satu hari, Idul Fitri dan Kenaikan Isa Almasih

"Mari kita saling menjaga antara umat Islam dan Nasrani agar dapat menjalankan ibadah dengan tenang. Waspadai adanya teroris yang akan mengganggu kamtibmas," tegas AKBP Eka Yekti.

Untuk obyek wisata, pihaknya berharap TNI Polri bersama SKD menyampaikan kepada pengelola agar melakukan pengetatan protokol kesehatan di tempat wisata, semua wajib menggunakan masker, disediakan tempat cuci tangan dan jaga jarak, jangan berkerumun

"Pasang spanduk himbauan protokol kesehatan di tempat wisata untuk antisipasi penyebaran Covid 19." kata AKBP Eka Yekti

Mengakhiri arahannya Kapolres berharap agar semua solid, kompak dalam mewujudkan kamtibmas yang kondusif di wilayahnya.

"Terimakasih, Saya harap semua solid, kompak, lingkungan kita harus kebal dari aksi kriminalitas, keamanan adalah kesepakatan bersama, jika kita sepakat lingkungan akan aman," pungkas AKBP Eka Yekti. (humas)