Jelang Lebaran, TNI dan Pemdes Tanggung Laksanakan Operasi Penegakkan Disiplin Prokes

Jelang Lebaran, TNI dan Pemdes Tanggung Laksanakan Operasi Penegakkan Disiplin Prokes

Suara Satu News
Minggu, 09 Mei 2021

Suasana saat kegiatan berlangsung


LUMAJANG - (suarasatunews.com)
Sebagai upaya mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijiriyah, Personel Koramil 0821/20 Padang bersama Pemerintah Desa melaksanakan Operasi Penegakkan Disiplin Protokol Kesehatan, bertempat di Jalan Pasar Desa Tanggung Kecamatan Padang Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (9/5/2021).

Babinsa Tanggung Koramil 0821/20 Padang Sertu Cahyo Pranowo saat kegiatan tersebut menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut dilakukan sebagai wujud kepedulian aparatur kepada masyarakat agar tidak terpapar Covid-19 yang sampai saat ini masih harus di waspadai penularannya.

Lebih lanjut, disampaikan Cahyo, bahwa aparatur di wilayah tidak akan bosan dalam mengingatkan masyarakat untuk selalu mengikuti anjuran pemerintah tentang protokol kesehatan yaitu melaksanakan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan dan Mengurangi mobilitas, red).

"Mendekati pelaksanaan hari raya kegiatan di pasar selalu ramai, untuk itu kami berupaya mencegah penyebaran virus corona dengan meningkatkan kegiatan operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan," ujar dia.

Cahyo berharap, kepada masyarakat untuk selalu memakai masker, serta membudayakan hidup bersih dan sehat dan mengikuti anjuran yang telah ditetapkan pemerintah, agar pandemi Covid-19 dapat segera teratasi.

"Mari kita jaga diri, keluarga, saudara dan sesama, ikuti anjuran pemerintah dan perbanyak berdoa agar pandemi Covid-19 dapat segera teratasi, sehingga aktivitas perekonomian masyarakat dapat kembali berjalan seperti sediakala," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Tanggung Sujoko menerangkan, bahwa selama melakukan penertiban protokol kesehatan, masih ada saja masyarakat yang belum menyadari tentang bahaya covid-19 bagi dirinya.

“Kita akan terus memberikan penjelasan dan wawasan agar mereka menyadari bahwa ini memang harus ditaati untuk menjaga kesehatan, karena virus corona atau covid-19 ini sangat berbahaya dan korbannya masih ada,” pungkasnya. (By)