Forkopimcam Yosowilangun Terus Bersinergi untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Penertiban di sebuah Cafe


LUMAJANG - (suarasatunews.com)
Forkopimcam Yosowilangun terus bersinergi dalam memberikan pemahaman, kepada masyarakat untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan (prokes) dalam setiap aktivitas, sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Yosowilangun.

Hal tersebut dikatakan oleh Bati Tuud Koramil 0821/11 Yosowilangun Peltu Mashuri, saat bersama jajaran Forkopimcam Yosowilangun melaksanakan Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) serta patuh Protokol Kesehatan (Prokes) kepada masyarakat, di tempat rawan begal serta melakukan pembubaran tempat berkumpul warga, di wilayah Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (2/4/2021) malam.

Mashuri juga mengatakan, bahwa selain patroli Cipkon, Forkopimcam Yosowilangun juga melaksanakan patroli ke lokasi tempat keramaian, dimana lokasi berkumpulnya warga yang dianggap rawan terjadinya Klaster baru penularan Covid-19 serta terjadinya tindak kejahatan malam hari.

“Patroli gabungan tersebut dilakukan sebagai antisipasi dalam menekan laju angka penularan Covid-19 dilingkungan warga masyarakat diwilayah Yosowilangun, untuk selalu menerapkan Prokes,” kata dia.

Sementara itu, Kapolsek Yosowilangun AKP Hariyanto, menyampaikan, bahwa pelaksanaan patroli Cipkon gabungan bersama Muspika tiga pilar Yosowilangun dengan sasaran lokasi tempat rawan begal, yang sering dilakukan oleh kelompok pemuda geng motor, serta melakukan pembubaran tempat berkumpul warga, kuliner jajanan malam hari guna meminalisir serta mencegah penularan Covid-19.

"Kami harap masyarakat agar berpedoman pada 5M, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak aman, memakai masker, menghindari kerumunan dan mengurangi Mobilitas, dengan mengarahkan warga yang masih Beraktifitas pada malam hari untuk pulang kerumah masing-masing sebagai bentuk upaya pencegahan," pungkasnya. (Fj).

Tidak ada komentar:

Berkomentarlah sesuai tema tulisan dengan tetap beretika dan satun. Jika komentar anda melanggar UU ITE, adalah diluar tanggung jawab kami.

Diberdayakan oleh Blogger.