Kapolres Lumajang Bersama Forkopimda, Ulama, Dan Santri Ikuti Pencanangan Gerakan Santri Bermasker Secara Virtual

Kapolres Lumajang Bersama Forkopimda, Ulama, Dan Santri Ikuti Pencanangan Gerakan Santri Bermasker Secara Virtual

Suara Satu News
Kamis, 25 Februari 2021

Suasana saat Vidcon berlangsung


LUMAJANG - (suarasatunews.com)
Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K.,M.Si mengikuti kegiatan pencanangan Gerakan Santri Bermasker secara serentak di wilayah Jawa Timur melalui virtual video conference, Kamis (25/2/2021) dimulai pukul 11.00 s/d 11.37 Wib bertempat di ruang vidcon Polres Lumajang alamat Jalan Alun - alun utara Lumajang.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K.,M.Si, Dandim 0821 Lumajang LETKOL INF Andi A. Wibowo, S.Sos., M.I.Pol, Kasubbag Kesra Pemkab Lumajang Agus Budi H (Mewakili Bupati Lumajang), Kasi Intel Kajari Lumajang Ferdy Siswandana. S.H. M.H (mewakili Kajari Lumajang), Kasi PD Pontren Kemenag Kab Lumajang DR H A Mustain Billah (mewakili Kepala Kemenag Kab Lumajang), Ketua Rois Syuriah PCNU Kab Lumajang sekaligus Pengasuh Ponpes Miftahul Ulum Ds Banyuputih Kidul Kec Jatiroto Kab Lumajang KH RA Husni Zuhri, Ketua PCNU Kab Lumajang Ust Mas'ud, Wakil Ketua MUI Kab Lumajang H M Nur Sjahid, Ketua Yayasan Ponpes Miftahul Ulum Ds Banyuputih Kidul Kec Jatiroto Ust Maksum, Ketua Yayasan Ponpes Kyai Syarifuddin Ds Wonorejo Kec Kedungjajang KH DR Abdul Wadud LC, M.E.I, Kasat Intelkam Polres Lumajang AKP Hari Akriyanto, Santri dari Ponpes Kyai Syarifuddin sebanyak 3 orang.

Kapolres Lumajang memberikan masker

Dalam sambutannya, Kapolda Jatim mengatakan, pencanangan Gerakan Santri Bermasker ini merupakan bagian penting dalam penanganan dan pencegahan wabah covid-19 di Jatim. Kapolda yakin dengan jumlah pesatren dan santri di Jawa Timur yang jumlahnya ribuan itu bisa memutus mata rantai covid-19. 

"Kami mempunyai pemikiran bahwa santri akan menjadi basis yang kuat dan penting dalam menghadapi covid-19," ucapnya Kapolda Jawa Timur pada Launching Pencanangan Gerakan Santri Bermasker. 

Dalam acara ini Kapolda membagikan masker sebanyak 1.287.000 secara simbolis yang di terima oleh perwakilan santri yang mengikuti acara ini. 

Tak lupa Kapolda Jatim mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Jatim, para Kiai, Ulama, dan Santri atas identitas yang telah di bangun selama ini, bersama TNI, Polri dan Pemerintah daerah, serta seluruh kamtibmas di Jawa Timur, yang berjalan kondusif dan baik. 

"Saya mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk bermunajat dan berdoa bersama-sama memohon pertolongan kepada tuhan yang maha kuasa, semoga kita semua dapat terbebas dari covid-19 demi terwujudnya Jawa Timur bangkit dan Indonesia maju," Pungkasnya Irjen Pol Nico Afinta dalam sambutannya. 

Gubernur Jawa Timur, dalam kesempatan ini mengatakan bahwa ingin memanggil kembali memori warga bangsa, terutama Jawa Timur. Yang lebih spesifik adalah penguatan bermasker tetap bisa menjadi bagian dari pelaksanaan disiplin protokol kesehatan. 

"Hari ini yang dilakukan adalah kembali pada gerakan bermasker untuk para santri, karena memang di Jawa Timur ini pesantren-pesantren dengan jumlah santri ribuan itu cukup besar dan cukup banyak. Dan kegiatan di pesantren banyak hal yang terus terkawal protokol kesehatannya, terutama bagimana bermasker dengan benar dan menjaga jarak serta mencuci tangan, 3M bahkan sekarang 5M, ini menjadi bagian yang kita konsolidasikan berseiring dengan proses vaksinasi," Paparnya Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Kapolres Lumajang menyampaikan bahwa pihaknya telah mensosialisasikan Gerakan Santri Bermasker ini kebeberapa pondok pesantren di Lumajang, diantaranya di Ponpes Miftahul Ulum Jatiroto, Ponpes Kyai Syarifuddin Kedungjajang, dan Ponpes Ulul Albab Candipuro Lumajang. Dan ini akan terus dilanjutkan ke pondok pesantren yang lainnya.

"Dalam rangka mendukung program Kapolda Gerakan Santri Bermasker ini kami telah mengecek protokol kesehatan di beberapa pondok pesantren dan menyampaikan Gerakan Santri Bermasker dan akan terus kami sampaikan ke semua ponpes, dengan harapan seluruh pondok pesantren di Lumajang mematuhi protokol kesehatan 5M guna antisipasi penyebaran Covid 19 di Kabupaten Lumajang," tutur Kapolres Lumajang.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti juga menyerahkan bantuan masker kepada pondok pesantren yang diwakili secara simbolis oleh santri Ponpes Syarifuddin Lumajang. (tim - lmj).