Babinsa Koramil 0821/14 Pronojiwo Kawal Jalannya Program Bulan Timbang

Babinsa Pronojiwo Sertu Erwin Murtono, mendampingi kegiatan


LUMAJANG - (suarasatunews.com)
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat khususnya bagi ibu hamil dan balita di wilayah binaan, Babinsa Koramil 0821/14 Pronojiwo melaksanakan pendampingan progam Bulan Timbang, yang bertempat di Posyandu Flamboyan Dusun Rowobaung Desa Pronojiwo Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang Jawa Timur, Rabu (10/2/2021).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Pronojiwo Sertu Erwin Murtono mengatakan, bahwa partisipasi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam posyandu tersebut merupakan salah satu wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat disaat wabah pandemi Covid-19.

"Kami sebagai Babinsa Desa Pronojiwo memastikan kegiatan ini berjalan sesuai protokol kesehatan dan memberikan dukungan kepada Bidan Desa dalam mewujudkan kesehatan Ibu dan Balita di Desa Pronojiwo," katanya.

Selain itu, dikatakan Erwin, bahwa program pemerintah bulan timbang yang dilaksanakan setiap bulan Februari dan Agustus untuk setiap tahunnya meliputi penimbangan berat badan, ukur panjang/tinggi badan, pemberian vitamin A dan pemberian Imunisasi.

“Kami berharap, masyarakat Desa Pronojiwo berperan aktif menyukseskan program bulan timbang, sehingga dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya bulan timbang, kesehatan dan gizi anak dapat terjaga dengan baik,” ujar dia.

Sementara itu, Bidan Desa Pronojiwo Ika Rini Puspitasari, A. Md. Keb., menyampaikan, bahwa dirinya berterima kasih dan apresiasi kepada personel Koramil 0821/14 pronojiwo yang sudah memberikan pendampingan sehingga kegiatan ini berjalan dengan aman dan lancar.

Dirinya juga menambahkan, bahwa setelah melakukan penimbangan dan pengukuran, maka akan dilanjutkan dengan konseling. Jika mengalami gangguan, selanjutnya tenaga kesehatan akan melakukan pendampingan bagi bayi dan balita yang membutuhkan.

“Dengan adanya bulan penimbangan ini, maka dapat diketahui status gizi balita di Desa Pronojiwo. Dengan begitu, ke depannya dapat terus terpantau dan tidak ada lagi bayi dan balita yang status gizinya kurang,” imbuhnya. (By)

Tidak ada komentar:

Berkomentarlah sesuai tema tulisan dengan tetap beretika dan satun. Jika komentar anda melanggar UU ITE, adalah diluar tanggung jawab kami.

Diberdayakan oleh Blogger.