Masuk Musim Tanam, Sertu Marjuki Gabung Dengan Petani Basmi Hama

Babinsa Papringan Koramil 0821/05 Klakah Sertu Marjuki

LUMAJANG - (suarasatunews.com)
Sebagai upaya menekan populasi hama tikus sawah, Koramil 0821/05 Klakah bersama warga petani yang tergabung dalam kelompok tani melaksanakan pembasmian hama tikus dengan cara gropyokan bertempat di area persawahan Dusun Darungan Desa Papringan Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang Jawa Timur, Rabu (6/1/2021). 

Saat kegiatan tersebut, Babinsa Papringan Koramil 0821/05 Klakah Sertu Marjuki mengatakan bahwa, pengropyokan dilakukan agar serangan hama tikus dapat dikendalikan saat memasuki musim tanam dengan menyasar sejumlah lahan pertanian yang sebelumnya disinyalir terdapat banyak sarang tikus.

“Gropyokan hama tikus bersifat pengendalian rutin untuk meminimalkan dampak serangan selama musim penanaman padi. Meski serangan tikus belum mewabah, gropyokan perlu dilakukan agar populasi hama tikus dapat dikendalikan,” ucapnya.

Dia juga menambahkan, bahwa penanggulangan hama tikus dinilai lebih efektif apabila dilakukan pada awal musim tanam, sehingga dampak kerugian yang ditimbulkan di awal musim tanam akan lebih sedikit. 

Lanjut dia, pihaknya akan terus membuka diri untuk membantu para petani. Tidak hanya pembasmian hama tikus, namun pihaknya juga siap membantu kegiatan petani lainnya seperti penyemprotan padi, membantu pemupukan dan kegiatan panen.

“Di sini kita akan terus hadir untuk memastikan petani dapat beraktivitas secara nyaman dan terselesaikan berbagai permasalahannya. Hal ini sekaligus untuk mendukung suksesnya program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala gabungan kelompok tani Santoso menyampaikan ucapan terima kasih kepada Babinsa Papringan yang telah bekerjasama dalam pemberantasan hama tikus.

Lanjut dia, serangan hama tikus sangat merugikan petani. Karena, tanaman yang diserang produksinya mengalami penurunan drastis.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Babinsa yang telah membantu kesulitan para petani. Semoga melalui gropyokan ini, pada musim tanam mendatang tidak ada lagi serangan hama tikus di lahan sawah warga sehingga panen padi kedepan bisa meningkat,” pungkasnya. (By)

Tidak ada komentar:

Berkomentarlah sesuai tema tulisan dengan tetap beretika dan satun. Jika komentar anda melanggar UU ITE, adalah diluar tanggung jawab kami.

Gambar tema oleh mariusFM77. Diberdayakan oleh Blogger.