Koptu Mintarno : Dukungan Moril Tunjang Kesembuhan Pasien Covid - 19

Puskesmas Gucialit yang sedang melaksanakan tracking di salah satu rumah warga, di Dusun Wonosari RT 004 RW 004 Desa Wonokerto

LUMAJANG - (suarasatunews.com) 
Babinsa Wonokerto Koramil 0821/04 Gucialit Koptu Mintarno mengharapkan, agar masyarakat memberikan dukungan moril kepada keluarga pasien Covid-19, sebagai upaya percepatan penyembuhan pasien.

“Tidak perlu dikucilkan, tetapi dukungan moril dari warga sekitar sangat diperlukan untuk menunjang kesembuhan pasien Covid-19 dan keluarganya,” ujarnya saat mendampingi petugas Puskesmas Gucialit yang sedang melaksanakan tracking di salah satu rumah warga, di Dusun Wonosari RT 004 RW 004 Desa Wonokerto Kecamatan Gucialit Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (5/1/2021).

Mintarno juga menyampaikan, bahwa upaya menekan penyebaran Covid-19 terus dilakukan, untuk itu pihaknya akan terus berupaya membantu pemerintah daerah untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di wilayah.

“Sebagai bagian dari aparatur kewilayahan, kita akan terus bersinergi dengan aparatur yang lain untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di wilayah, khususnya di Kecamatan Gucialit,” ujarnya.

Sementata itu, Perawat Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes) Kertowono sekaligus Pj Surveilans Puskesmas Gucialit, Putut Kurniawan, S. Kep., mengatakan, bahwa penerapan protokol kesehatan (prokes) hendaknya selalu dilakukan oleh masyarakat, sebagai salah satu upaya agar tidak terpapar Covid-19.

Lanjut dia, selain melaksanakan prokes, masyarakat juga diharapkan untuk secara rutin memeriksakan kesehatan ke Puskesmas maupaun klinik kesehatan yang lain, sehingga penanganan penyakit yang diderita dapat diatasi sejak dini.

“Untuk dapat mendeteksi secara dini, Pemeriksaan rutin sangat penting untuk dilakukan, sehingga dapat membantu pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19 di wilayah,” pungkasnya. (Phie)

Tidak ada komentar:

Berkomentarlah sesuai tema tulisan dengan tetap beretika dan satun. Jika komentar anda melanggar UU ITE, adalah diluar tanggung jawab kami.

Diberdayakan oleh Blogger.