Dukung Pembubaran FPI, Ketua PWNU Jatim : Pemerintah Wajib Menjaga Kedaulatan Negara

KH. Marzuqi Mustamar, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Sabilurrosyad, Gesek, Malang dan sekaligus Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur

MALANG - (suarasatunews.com
Paca dibubarkannya FPI oleh pemerintah beberapa waktu lalu, KH. Marzuqi Mustamar, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Sabilurrosyad, Gesek, Malang dan sekaligus Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menyampaikan pendapatnya.

Melalui pesan video, direlease pada Jum'at malam (1/1/2021) KH. Marzuqi Mustamar, menyatakan dukungannya terhadap pemerintah, atas langkah tegas yang di ambil, dalam hal ini membubarkan organisasi, atau organisasi masyarakat, yang dapat mengganggu keamanan negara.

"Saya Kyai Haji Marzuqi Mustamar, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Sabilurrosyad, Gesek, Malang. Mendukung sepenuhnya langkah, kebijakan, sikap, dan keputusan. Yang diambil pemerintah republik Indonesia. Dalam hal ini oleh TNI, Polri, Depkumham, Kejaksaan Agung, Menkopolhukam, untuk membubarkan semua organisasi maupun gerakan, yang menurut analisa aparat dan intelijen bisa mengganggu keamanan negara," ujarnya.


Lebih lanjut dalam video tersebut juga menjelaskan organisasi yang dapat mengganggu keamanan negara dan mengganggu kedaulatan negara, Semisal ucap dia HTI dan FPI.

"Sekali lagi, saya mendukung sepenuh langkah pemerintah untuk membubarkan FPI dan yang lain," pungkas pengasuh Ponpes Sabilurrosyad, atau Ketua PWNU Jatim, dalam video berdurasi satu menit empat puluh detik itu. (TIM)

Tidak ada komentar:

Berkomentarlah sesuai tema tulisan dengan tetap beretika dan satun. Jika komentar anda melanggar UU ITE, adalah diluar tanggung jawab kami.

Gambar tema oleh mariusFM77. Diberdayakan oleh Blogger.