Babinsa Supiturang Imbau Masyarakat Tidak Melaksanakan Aktivitas di Sekitar DAS Curah Kobokan

 

Foto : Babinsa bersama perangkat Desa Supiturang

LUMAJANG - (suarasatunews.com) Babinsa Supiturang Koramil 0821/14 Pronojiwo Serka Ikhwanurudin mengimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap banjir lahar dingin gunung semeru dengan tidak melaksanakan aktivitas di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Curah Kobokan.

Imbauan tersebut disampaikannya saat bersama perangkat Desa Supiturang melaksanakan pemantauan DAS Curah Kobokan Dusun Sumbersari Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang Jawa Timur, Sabtu (9/1/2021)

Ikhwanurudin juga menyampaikan bahwa, sebagai bagian dari aparatur kewilayahan, pihaknya selalu siap membantu pemerintah daerah dalam menjaga keselamatan masyarakat.

Dia juga menambahkan bahwa erupsi gunung semeru yang terjadi pada tanggal 1 Desember 2020 yang lalu, masih menyisahkan bahaya susulan lainnya yaitu banjir lahar dingin yang berasal dari gunung semeru.

"Curah hujan yang tinggi saat musih hujan dapat mengakibatkan potensi terjadinya banjir lahar dinging, untuk itu kami mengajak masyarakat sekitar DAS Curah Koboan untuk selalu waspada," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Supiturang Nurul Yakin Pribafi, S.Pd., mengatakan bahwa meskipun masa tanggap darurat erupsi Gunung Semeru telah berakhir, namun jalan masuk menuju DAS tetap ditutup berdasarkan imbauan dari Forkopimda, BPBD Lumajang, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan Pos pengamatan gunung semeru.

"Kami Aparatur Desa Supiturang bersama Babinsa, Babhinkamtimas dan Relawan akan terus melakukan himbauan terhadap masyarakat agar menjauhi lokasi DAS demi keselamatan bersama," pungkasnya (By)

Tidak ada komentar:

Berkomentarlah sesuai tema tulisan dengan tetap beretika dan satun. Jika komentar anda melanggar UU ITE, adalah diluar tanggung jawab kami.

Gambar tema oleh mariusFM77. Diberdayakan oleh Blogger.