'Keluyuran' Tak Bermasker, Siap - Siap Disanksi

Salah seorang pelanggar protokol kesehatan sedang dibina oleh petugas

LUMAJANG, (suarasatunews.com)  
Kepolisian Resort Lumajang Jawa Timur, menggelar operasi yustisi terkait Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19di jalan alun - alun utara Lumajang, Senin (14/9/2020).

Operasi skala besar sebagai perwujudan penegakan disiplin Inpres No. 06 tahun 2020 ini, melibatkan petugas gabungan diantaranya TNI Kodim 0821 dan Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Lumajang.

Tonton Video Ini

Wakapolres Lumajang Komisaris Polisi Hendry Soelistiyawan mengatakan, ada sejumlah sanksi yang diterapkan pada warga yang terjaring operasi dan tidak menggunakan masker (melanggar protokol kesehatan).

"Bisa nanti juga dibina ditempat melalui PN. Sementara ini kami masih pada tahap sanksi teguran, tipiring (tindak pidana ringan). Terkait kerumunan, kaitannya dengan protokol kesehatan itu tetap tidak boleh," kata Wakapolres Lumajang.

Tontom Video Ini : 'Raja Koi Lumajang

Pantauan di lokasi kegiatan, masih saja ditemui sejumlah warga (pengendara kendaraan bermotor) baik roda dua ataupun roda empat, yang beraktivitas dengan tidak menggunakan masker.

Seketika itu, mereka dihukum secara bervariatif diantaranya push-up dan membacakan teks pancasila hingga menyanyikan lagu kebangsaan.

Pasca dibina, sejumlah pelanggar protokol kesehatan saat itu diminta untuk membuat surat pernyataan, untuk selanjutnya berjanji akan patuh dan menaati aturan yang ada. Selanjutnya, dipersilakan melanjutkan perjalanan dengan sudah dalam kondisi menggunakan masker.

Sebut saja 'Fulan' (nama samaran), salah seorang pelanggar mengaku, jika tak memakai masker dirinya saat itu lupa.

Pasca mendapati pembinaan dan sanksi, sejumlah pelanggar protokol kesehatan mengaku menyesal sudah keluar rumah dengan tidak menggunakan masker. 

"Menyesal pak, setelah diterangkan tadi sama bapak petugas, jadi ngerti betapa pentingnya masker bagi diri sendiri dan orang lain. Selanjutnya saya berjanji akan patuh," ucap seorang pelanggar. (TIM).

Tidak ada komentar:

Berkomentarlah sesuai tema tulisan dengan tetap beretika dan satun. Jika komentar anda melanggar UU ITE, adalah diluar tanggung jawab kami.

Diberdayakan oleh Blogger.