TNI dan Petani Desa Labruk Lor Tanam Padi Bersama

suasana saat dilokasi persawahan

LUMAJANG (suarasatunews.com) – Untuk mendukung suksesnya program Ketahanan Pangan Nasional, TNI dan Petani di Desa Labruk Lor melakukan tanam padi bersama, di lahan milik Kelompok Tani Ledeng Makmur Desa Labruk Lor Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (4/2/2020).

Saat kegiatan tersebut, Babinsa Labruk Lor Koramil 0821/01 Lumajang Sertu Suwoto Heri Kiswanto mengatakan, bahwa untuk menunjang suksesnya Program Ketahanan Pangan Nasional yang telah dicanangkan pemerintah, TNI akan selalu memberikan pendampingan kepada petani, mulai dari penanaman, perawatan, dan saat panen.

“Sebagai pendamping Petani, TNI tidak hanya membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi petani saja, tetapi juga turut serta bersama petani melaksanakan tanam padi di lahan sawah,” katanya.

Ia menambahkan, bahwa selain memberikan pendampingan terhadap petani, pihaknya juga selalu berkoordinasi dan bersinergi dengan petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), sehingga segala permasalahan yang dihadapi petani dapat terselesaikan.

“Semoga dengan aktifnya Babinsa dalam mendampingi petani, dapat menunjang tercapainya tujuan Program Ketahanan Pangan Nasional sesuai dengan yang diharapkan pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Ledeng Makmur Desa Labruk Lor Junaidi menyampaikan, bahwa aktifnya Babinsa dan PPL di lapangan dapat memberikan motivasi kepada petani untuk lebih berupaya dalam meningkatkan hasil panen.

Dirinya berharap, dengan kekompakan dan kebersamaan antara TNI, PPL dan petani, maka tujuan Program Ketahanan Pangan Nasional dapat tercapai dengan baik sesuai dengan yang diharapkan.

“Semoga dengan termotivasinya petani dalam meningkatkan hasil panen, Program Ketahanan Pangan Nasional dapat berjalan dengan baik, sehingga kesejahteraan petani dapat meningkat,” harapnya. (Pendim 0821/Fj)

Tidak ada komentar:

Berkomentarlah sesuai tema tulisan dengan tetap beretika dan satun. Jika komentar anda melanggar UU ITE, adalah diluar tanggung jawab kami.

Diberdayakan oleh Blogger.