Babinsa Purwosono Lumajang Ajak Masyarakat Aktif PSN

Babinsa Purwosono Koramil 0821/19 Sumbersuko Serda Masrokim Atmajaya Putra

LUMAJANG, (suarasatunews.com)
– Guna mencegah merebaknya wabah penyakit demam berdarah, Pemerintah Desa (Pemdes) Purwosono melaksanakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), dengan mengecek tempat-tempat penampungan air yang ada di rumah warga.

Himbauan tersebut, disampaikan oleh Babinsa Purwosono Koramil 0821/19 Sumbersuko Serda Masrokim Atmajaya Putra, waktu melaksanakan pendampingan terhadap Dinas Kesehatan Gerbangmas Siaga Desa Purwosono, yang pelaksanaannya fokus, di Dusun Darungan RW 003 Desa Purwosono Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (24/1/2020).

Masrokim dalam kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan ini sebagai wujud kepedulian kami selaku Babinsa Koramil 0821/19 Sumbersuko dalam pelaksanaan pembinaan wilayah kepada masyarakat.

"Masyarakat diharapkan lebih memperhatikan lingkungan, terutama saat musim hujan, utamanya di tempat-tempat yang dapat menampung air hendaknya sering melakukan (3M) menguras, menutup dan menimbun, agar tidak menjadi sarang nyamuk yang menyebabkan  jentik nyamuk Demam Berdarah (DBD) berkembang biak," ungkapnya.

Sementara itu, Bidan Desa Purwosono Islamic fikriya Amd. Keb. mengatakan, bahwa kegiatan PSN dalam mendukung pencapaian peningkatan Angka Bebas Jentik (ABJ) tersebut sudah menjadi agenda rutin desa, yang dilaksanakan setiap bulan sekali.

Dia menambahkan, pemberantasan jentik nyamuk memerlukan perhatian khusus guna mengantisipasi warga, agar tidak terserang DBD, untuk itu saya mengharap dan menghimbau kepada masyarakat, untuk turut berperan aktif menjaga kebersihan sarana prasarana umum dan lingkungan sekitar serta tempat tinggal.

"Semoga upaya yang dilakukan bersama ini dapat meningkatkan rasa kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan dilingkungan," pungkasnya (Pendim 0821/fj).

Tidak ada komentar:

Berkomentarlah sesuai tema tulisan dengan tetap beretika dan satun. Jika komentar anda melanggar UU ITE, adalah diluar tanggung jawab kami.

Diberdayakan oleh Blogger.