Petani Petahunan Lumajang Diharap Manfaatkan Lahan Kosong Guna Meningkatkan Penghasilan

Foto : Pendim 0821

LUMAJANG, (suarasatunews.com) - Di samping hasil panen, petani diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dengan memanfaatkan lahan kosong yang ada, sehingga upaya peningkatan kesejahteraan petani seperti yang diharapkan pemerintah dapat terwujud.

Hal tersebut disampaikan Babinsa Petahunan Koramil 0821/19 Sumbersuko Serda Iswan Dewi Samsukdin saat menghadiri pertemuan rutin Kelompok Tani (Poktan) Harapan Baru, yang bertempat di Musala Al Barokah Dusun Perjuangan RT 011 RW 003 Desa Petahunan Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (16/11/2019) malam.

Iswan juga menyampaikan, dalam mengolah lahan sawah, petani diharapkan untuk tetap menjaga unsur hara yang terkandung di dalam tanah dengan meminimalisir penggunaan obat kimia dan lebih mengutamakan penggunaan pupuk organik.

"Babinsa selaku pendamping petani, akan selalu siap bersinergi dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL, red) dalam membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi petani, demi terwujudnya keberhasilan Program Ketahanan Pangan Nasional khusunya di Desa Petahunan," ujarnya.

Sementara itu, PPL Desa Petahunan Sri Widayati mengatakan, bahwa panfaatan lahan kosong merupakan salah satu cara efektif yang dapat membantu menambah pendapatan petani sambil menunggu masa panen.

Dia menambahkan, tumbuh suburnya tanaman tergantung pada zat hara yang terkandung di dalam tanah, untuk itu penggunaan obat kimia perlu diminimalisir dan memperbanyak penggunaan pupuk organik, agar zat hara yang terkandung dalam tanah dapat terjaga.

"27 November 2019 mendatang akan dilaksanakan pelatihan probiotik bagi anggota Pokran Harapan Baru, semoga dengan pelatihan tersebut, pengetahuan dan kemampuan petani bertambah, kualitas lahan pertanian menjadi lebih baik, sehingga dapat menunjang peningkatan hasil panen," pungkasnya. (Pendim0821/Fj).

Tidak ada komentar:

Berkomentarlah sesuai tema tulisan dengan tetap beretika dan satun. Jika komentar anda melanggar UU ITE, adalah diluar tanggung jawab kami.

Diberdayakan oleh Blogger.