Penanganan Penderita ODGJ Diharapkan Lebih Kedepankan Pendekatan dan Komunikasi Aktif

Foto : Pendim 0821

LUMAJANG, (suarasatunews.com) - Babinsa Supiturang Koramil 0821/14 Pronojiwo Sertu Supardi mengharapkan, agar penanganan terhadap orang penderita gangguan jiwa (ODGJ) lebih kedepankan dengan melakukan pendekatan dan komunikasi yang aktif.

"Mereka itu juga manusia. Untuk itu, melakukan pendekatan dan komunikasi aktif dapat membantu mereka sebagai terapi pengobatan," ujarnya dalam kegiatan Posyandu Kesehatan Jiwa (Poskeswa), bertempat di Balai Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (2/11/2019).

Supardi juga menyampaikan, bahwa dirinya juga mengharapkan agar masyarakat Desa Supiturang juga ikut membantu dalam memberikan penanganan terhadap penderita ODGJ, sehingga proses penyembuhan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

"Dalam penanganan ODGJ, peran masyarakat sangat dibutuhkan, karena dengan semakin kedepankan pendekatan dan komunikasi, maka kita tidak perlu memasungnya, sehingga sehingga mereka merasa tidak dikucilkan," katanya.

Sementara itu, Ketua Kader Keswa Desa Supiturang Yadin mengatakan, bahwa penanganan penderita melalui Poskeswa merupakan program pemerintah untuk membantu masyarakat yang menderita gangguan jiwa.

Lanjut dia, tujuan dilaksaksanakannya Poskeswa tersebut adalah untuk menghilangkan kebiasaan masyarakat, apabila salah satu anggota keluarga mengalami gangguan kesehatan jiwa dilakukan pemasungan.

"Semoga dengan pelaksanaan Poskeswa ini, dapat lebih membantu masyarakat yang menderita gangguan kesehatan jiwa, agar mereka merasa dihargai dan meningkatkan moril penderita, sehingga dapat menunjang upaya penyembuhannya," harapnya. (Pendim 0821/Fj)

Tidak ada komentar:

Berkomentarlah sesuai tema tulisan dengan tetap beretika dan satun. Jika komentar anda melanggar UU ITE, adalah diluar tanggung jawab kami.

Diberdayakan oleh Blogger.