Cak Thoriq : Kaum Santri Telah Menjadi Bagian Dari Pergerakan Perjuangan

Cak Thoriq : Diatas Podium (tengah) memakai kemeja putih

LUMAJANG, (suarasatunews.com) Hari Santri telah ditetapkan sebagai Hari Santri Nasional oleh Presiden Republik Indonesia sebagai bentuk penghormatan kepada para Kyai dan Santri Pesantren.

Hal itu disampaikan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML., dalam kegiatan Pawai Ta'aruf Peringatan Hari Santri Nasional 2019 yang diselenggrakan MWC NU Kunir. Sabtu (19/10/2019).

Sebagai seorang santri, bagi Cak Thoriq Bupati Lumajang, peringatan Hari Santri Nasional telah menjadi bukti pengakuan Negara Indonesia terhadap peran penting para Kyai, para Ulama dan para santri pesantren dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.

Cak Thoriq mengatakan kaum santri telah menjadi bagian dari pergerakan perjuangan untuk kemerdekaan Republik Indonesia. Saat ini, semangat perjuangan itu masih membara untuk membawa perubahan yang baik untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Santri tidak lagi ada dipinggir, tapi santri bisa membawa perubahan kearah yang lebih baik, masa depan santri bisa sejajar dengan yang lain, masa depan santri terbukti dengan menjadi pemimpin," terang Cak Thoriq.

Dihadapan para peserta pawai yang terdiri dari tingkat Raudhotul Atfal,  Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah dan Madrasah Diniyah itu, Cak Thoriq memberikan semangat untuk terus berjuang, terus belajar untuk menatap masa depan. (Humas dan Protokol)

Tidak ada komentar:

Berkomentarlah sesuai tema tulisan dengan tetap beretika dan satun. Jika komentar anda melanggar UU ITE, adalah diluar tanggung jawab kami.

Diberdayakan oleh Blogger.