Pencarian Besar-Besaran Gagalkan Pencurian Sapi di Jatisari Lumajang

Petugas nampak membawa anjing pelacak saat menyisiri desa tempat kejadian

LUMAJANG, (suarasatunews.com)
Pencarian dalam skala besar, pasca hilangnya sapi milik Riwano (58), warga Dusun Krajan Desa Jatisari Kecamatan Kedungjajang Kabupaten Lumajang Jawa Timur, Senin (1/4/2019), membuahkan hasil.

Sapi jenis limosin dengan nominal rafsir harga keatas 10 jutaan yang sempat raib dibawa kawanan maling, akhirnya kembali ke tangan Riwano.

Pencarian skala besar saat itu, melibatkan personil polsek Kedungjajang dengan warga setempat. Dibagi menjadi beberapa kelompok diantaranya tiap personil polsek ditemani 3 orang warga.

sekira jam 02:00 waktu setempat, 1 jam pasca kejadian, sapi tersebut ditemukan dalam kondisi sehat di area persawahan setempat, yang kala itu terpantau oleh warga.

30 menit kemudian, warga melihat ada 4 orang tengah menuntun sapi. Namun saat ingin mencari tau siapa keempat orang itu menggunakan lampu senter. Keempat orang itu kabur. Bukan hanya itu, mereka sempat menghujani warga dan petugas dengan bebatuan, lalu melarikan diri.

Kapolres LUmajang AKBP DR MUhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH membenarkan akan kejadian itu.

“2 ekor sapi berhasil ditemukan dan dikembalikan lagi kepada sang pemilik dalam keadaan sehat. Menurut informasi dari warga  pelaku berjumlah 4 orang. Namun warga kesulitan melihat wajah pelaku karena mereka menggunakan penutup muka. Meski demikian kami akan berusaha mengungkap kasus berikut agar pelaku tidak meresahkan masyarakat lebih banyak lagi,” terang Arsal.

Perwira Polisi berpangkat dua melati itu menegaskan, pihaknya akan menggunakan cara yang sama, jika diwilayahnya ada aksi maling sapi. Menerjunkan tim untuk melakukan pencarian bersar-besaran.

"Jika masih belum ditemukan, pencarian besar besaran akan dilakukan hingga 1 bulan penuh bila perlu. Namun alhamdulilah sapi Sdr. Ridwan telah berhasil ditemukan,” tambah Arsal.

Kasat Reskrim AKP Hasran Cobra menambahkan “Kami akan kumpulkan informasi lebih banyak agar dapat mengungkap siapa pelaku pencurian tersebut. Supaya masyarakat tidak resah kami akan lakukan pencarian secara intensif siapa dalang pencurian tersebut. Jika perlu kami akan lakukan tindakan tegas agar membuat jera para pelaku pencurian sapi,” Tegas Hasran. (TIM

Tidak ada komentar:

Berkomentarlah sesuai tema tulisan dengan tetap beretika dan satun. Jika komentar anda melanggar UU ITE, adalah diluar tanggung jawab kami.

Diberdayakan oleh Blogger.