Pawai Ogoh-ogoh Umat Hindu, Polantas Alihkan Lalin Menuju Senduro Lumajang, Berikut Uraiannya

Peta lalin dan jalur peralihan seputar kegiatan pawai ogoh - ogoh di Senduro Lumajang

LUMAJANG, (suarasatunews.com), Jelang perayaan Nyepi umat Hindu di wilayah hukum Polres Lumajang Jawa Timur, yang akan jatuh pada hari Kamis, (7/3/2019), Kepolisian Resort setempat menyiapkan sejumlah strategi guna menjamin kenyamanan dan keamanan perayan tiap tahun baru Saka itu. 

Salah satunya pengalihan arus lalu - lintas. Satlantas Polres Lumajang dipimpin Kasat Lantas AKP  I Geda Putu Giri SH, saat ini menutup jalur menuju Senduro, selanjutnya bagi warga yang akan melintas dialihkan ke jalur alternatif yang sudah disiapkan. 

Berikut beberapa jalur yang ditutup diantaranya yaitu :

1. Kandang tepus dan seterusnya. Jalur dialihkan melalui jalan Desa Pandansari (pintu masuk melalui hutan jati).

2. Jalur menuju arah Pasru jambe dan sekitarnya jalur seperti biasa tidak bisa karena kena imbas acara pawai ogoh ogoh. 

3. Arah Ranupane dan sebaliknya, silakan hindari melintas jalan raya Senduro mulai pukul 17:00 wib s/d acara pawai ogoh-ogoh selesai pukul 23:00.wib.

Kapolres Lumajang AKBP D.R Muhammad Arsal Sahban S.H S.I.K MM M.H menerangkan, pihaknya akan turut mensukseskan pawai ogoh-ogoh yang merupakan kegiatan rutin tiap tahun dari umat Hindu di Lumajang. 

Agar kegiatan tersebut dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan, pihaknya melakukan penutupan jalan dan pengalihan arus lalulintas agar acara pawai tersebut dapat berjalan secara maksimal. 

Sementara Kasat Lantas I Geda Putu Giri SH juga menambahkan, "Demi kelancaran dan kenyamanan acara dimohon kepada masyarakat pengguna motor dan mobil, agar taati peraturan lalu lintas dan ikuti jalur alternatif yang sudah kami tentukan agar pelaksanaan pawai ogoh-ogoh dapat berjalan lancar," terang Giri.

Sedikit ulasan, Sesuai dengan kata Nyepi atau dapat diartikan menepi, umat Hindu diharuskan menepi serta tak melakukan aktifitas selama satu hari.

Penulis : Tim
Publisher : Her

Tidak ada komentar:

Berkomentarlah sesuai tema tulisan dengan tetap beretika dan satun. Jika komentar anda melanggar UU ITE, adalah diluar tanggung jawab kami.

Diberdayakan oleh Blogger.