330 Anggota Satgas Keamanan Desa di Kecamatan Pasirian Lumajang Dikukuhkan

Foto bersama usai pengukuhan

LUMAJANG, (suarasatunews.com) Kapolres Lumajang, AKBP DR Muhammad Arsal Sahban S.H S.I.K MM M.H bersama Dandim 0821 Letkol Inf Ahmad Fauzy S.E, melaksanakan pengukuhan sekaligus membina Satgas Keamanan Desa Se-Kecamatan Pasirian di balai Desa Pasirian Kabupaten Lumajang Jawa Timur semalam, Rabu (6/3/2019).

Saat ini, tercatat sudah 88% atau 182 Desa dari 205 Desa / Kelurahan yang telah terbentuk Satgas keamanan Desa di Kabupaten Lumajang. Dengan total, sudah terdapat 5.460 relawan keamanan yang tergabung dalam Satgas Keamanan Desa.

Sistem keanggotaan dalam Satgas Keamanan Desa ini, adalah sukarelawan. Nanti mereka akan menjadi wadah untuk mengarahkan dan menggugah kepedulian warga, terhadap keamanan dilingkungan desanya masing-masing.

Anggota Satgas Keamanan Desa ini, dilengkapi dengan rompi, HT (Handy Talkie) yang terhubung dengan repiter pancar ulang dan alat-alat lainnya untuk menunjang kinerja mereka. Anggaran pembelian perlengkapannya kata Kapolres, menggunakan dana desa.

Kapolres Lumajang menuturkan, “Tugas Satgas Keamanan Desa adalah menjaga dan memastikan keamanan didesanya. Mereka bertugas mendesain sistem keamanan yang ada didesanya. Mereka dapat sebagai problem solver terhadap masalah-masalah keamanan didesanya sehingga diharapkan  persoalan-persoalan dimasyarakat yang bisa berdampak terganggunya keamanan, bisa diselesaikan sejak masih bentuk bibit-bibit kecil. Seperti membubarkan jika ada anak-anak yang sedang kumpul mabuk-mabukan, menyelesaikan perselisihan antar warga didesanya bahkan mengajak gotong royong untuk mengatasi bencana alam dan persoalan kemasyarakatan lainnya,” kata dia. 

Anggota Satgas Keamanan Desa ini dibawah kendali kepala desa secara langsung, dan mendapatkan bimbingan dari Bhabinkamtibmas dan Babinsa secara periodik. Dengan kinerja dan tanggungjawabnya tersebut, anggota Satgas Keamanan Desa secara tidak langsung mereka akan dianggap sebagai tokoh masyarakat diwilayah mereka.

"Satgas Keamanan Desa ini adalah pertahahan lapis ketiga dari 3 lapis keamanan yang saya gagas. Anggota yang tergabung dalam Satgas Keamanan Desa dibekali beberapa keahlian seperti keahlian berbicara menggunakan HT, kemampuan TPTKP dan kemampuan Beladiri untuk bekal jika bertemu pelaku Kriminalitas yg melakukan perlawanan saat ingin ditangkap. Anggota Satgas Keamanan Desa tidak digaji dan tidak boleh di gaji, mereka adalah sukarelawan. kami menciptakan tokoh masyarakat, bukan birokrat. Seorang tokoh tidak mengharapkan gaji, tapi muncul dari panggilan hati nuraninya untuk berbuat hal positif bagi lingkungannya. Sehingga kehadiran mereka akan dihargai warganya dan didengar perkataannya. Mereka tidak hanya mengatasi masalah kriminalitas, tapi juga dapat memobilisasi masyarakat untuk gotong royong mengatasi bencana alam dan mengatasi permasalahan warga lainnya,” imbuh Kapolres Lumajang.

Kapolres juga berterima kasih kepada Bupati Lumajang yang konsen terhadap masalah keamanan di kabupaten Lumajang. Satgas Keamanan Desa ini bisa terbentuk dengan cepat di seluruh desa, karena peran dan campur tangan beliau yang memerintahkan camat dan kepala desa untuk segera dibentuk Satgas Keamanan Desa di wilayahnya masing-masing. 

"Bahkan penganggarannyapun untuk pengadaan rompi dan HT atas petunjuk beliau untuk dapat menggunakan Dana Desa. Anggarannya sekitar 35 juta per-desa,” terang Arsal iringi ucapan terima kasihnya pada Bupati.

Tonton juga video penggerebekan pelaku curwan di Lumajang


Diwaktu yang sama, Dandim 0821 Lumajang Letkol Infantri Ahmad Fauzi, SE menyatakan, pihaknya sangat peduli tentang keamanan di wilayah.

"Untuk itu saya sangat mendukung Satgas Keamanan Desa yang digagas oleh Kapolres. Ini sebuah solusi bagus untuk mengatasi persoalan-persoalan keamanan seperti begal dan pencurian sapi yang marak dilumajang. Saya dan jajaran siap membantu Polres Lumajanng menciptakan situasi keamanan di kabupaten lumajang ini,” ungkap Dandim. 

Penulis : Tim
Publisher : Her

Tidak ada komentar:

Berkomentarlah sesuai tema tulisan dengan tetap beretika dan satun. Jika komentar anda melanggar UU ITE, adalah diluar tanggung jawab kami.

Diberdayakan oleh Blogger.