Polres Lumajang Siapkan Anjing Pelacak Antisipasi Kriminalitas

Kapolres saat menyampaikan perkataannya

LUMAJANG, (suarasatunews.com) Satuan TNI - Polri dan Kejaksaan Lumajang Jawa Timur, adakan rapat koordinasi di pendopo Kabupaten Lumajang, Rabu (27/2/2019).

Acara itu dilaksanakan, dalam rangka peningkatan kerjasama pemeliharaan stabilitas keamanan dan ketertiban umum. 

Tindak kriminalitas, memang sangat kompleks dan banyak macamnya. Oleh karena itu, untuk menghindari kecolongan, Kapolres Lumajang telah membentuk Tim dengan spesifikasi khusus untuk mengatasi masalah Kriminalitas. 

Namun, jika dapat bersinergi dengan elemen pemerintahan yang lainnya, terang dia hal itu akan dapat meningkatkan prosentase kondusifitas Kabupaten Lumajang, dan menekan angka kriminalitas secara drastis.

Kapolres Lumajang, juga mengusung beberapa trobosan untuk menutup celah Kriminalitas dibidang pencurain sapi, seperti dibentuknya Satgas Keamanan Desa, pembentukan Gaster serta pembuatan rantai sapi.  

Namun tidak hanya itu, masih ada kemungkinan yang membuat Kapolres Lumajang untuk menyiapkan kartu berikutnya, jika usaha - usaha tersebut masih kecolongan, pihaknya saat ini menyiapkan anjing pelacak guna melacak keberadaan sapi yang berhasil dicuri maling. 

Kapolres Lumajang AKBP D.R Muhammad Arsal Sahban S.H S.I.K MM M.H menerangkan, dengan adanya anjing pelacak ini, akan dapat menunjang dalam mengungkap kasus kriminalitas.

"Namun kami meminta bantuan dari pihak pemda, dalam penyediaan makanan anjing - anjing tersebut karena anjing tersebut pengadaan secara swadaya, bantuan dari masyarakat yang peduli akan ketertiban masyarakat diwilayah Lumajang," kata dia. 

Masih kata Kapolres, anjing pelacak adalah anjing yang telah dilatih untuk menggunakan indranya (hampir selalu menggunakan indra penciuman), untuk mendeteksi substansi seperti bahan peledak, obat-obatan terlarang, selundupan hewan atau tumbuhan, uang, atau darah. 

Ada dua tipe, diantaranya anjing pemburu yakni anjing yang mencari buruan, dan anjing pencari yakni anjing yang mencari orang yang hilang. Terang Kapolres anjing jenis ini biasanya dianggap berbeda dengan anjing pelacak. 

Namun, terdapat beberapa kemiripan antara anjing pelacak dengan anjing pencari mayat.

Beberapa anjing polisi yang digunakan dalam razia narkoba, kata Kapolres dilatih tidak hanya untuk mencari narkoba. Tetapi juga orang yang bersembunyi dari polisi dan mata uang yang disembunyikan. 

"Beberapa anjing pelacak dapat melacak alat elektronik yang diselundupkan, seperti telepon genggam di penjara," tutup Kapolres.

Penulis : Tim
Editor    : Mam

Tidak ada komentar:

Berkomentarlah sesuai tema tulisan dengan tetap beretika dan satun. Jika komentar anda melanggar UU ITE, adalah diluar tanggung jawab kami.

Diberdayakan oleh Blogger.