Personel Koramil 0821/03 Senduro Bersama BPBD Lumajang dan Masyarakat Evakusi Pohon Tumbang

Suasana di lokasi kejadian

Lumajang (suarasatunews.com)

Curah hujan yang tinggi disertai angin kencang membuat beberapa pohon yang berada di jalur Senduro Ranupane roboh, sehingga menyebabkan akses jalan tertutup dan tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat.

Guna mengatasi hal tersebut, personel Koramil 0821/03 Senduro bersama dengan BPBD Kabupaten Lumajang, personel TNBTS, Polsek Senduro  dan masyarakat setempat melaksanakan pembersihan dan evakuasi pohon yang tumbang di jalur tersebut, Rabu (23/01/2019) kemarin.

Di sela pelaksanaan evakuasi, Sugiyono selaku pelatih TRC Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Lumajang mengatakan, banyaknya pohon tumbang di jalur Senduro Ranupane ini akibat dari curah hujan yang tinggi dan disertai angin kencang mulai Selasa malam.

“Pohon yang tumbang ada beberapa jenis dengan diameter bervasiasi yang tersebar di sepuluh titik pada jalur ini, sehingga jalan yang biasa dilalui warga menjadi lumpuh total,” terangnya.

“Saat ini, BPBD Kabupaten Lumajang bersama dengan TNI, Polri, petugas TNBTS dan masyarakat sedang berupaya untuk membersihkan dan mengevakuasi batang pohon yang menutup jalan, agar akses jalan dapat dilalui kembali,” tambahnya.

Sementara itu, Danramil 0821/03 Senduro Kapten Czi I Ketut Sudiarta juga mengatakan, sesuai dengan Undang-undang TNI Nomor 34 Tahun 2004, TNI bertugas membantu pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana alam yang terjadi di wilayah.

“Mengingat cuaca saat ini yang tidak dapat diprediksi, personel Koramil 0821/03 Senduro selalu disiagakan sebagai upaya tangap bencana dan memonitor wilayah binaannya, khususnya saat turun hujan,” tuturnya.

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada, karena kondisi geografis wilayah Kecamatan Senduro yang termasuk dataran tinggi dengan banyak tumbuh pohon besar, yang memungkinkan terjadi bencana longsor, puting beliung dan pohon tumbang.

“Laporkan secepatnya kepada aparat setempat, baik pemerintah desa, koramil, polsek maupun instansi lainnya, apabila mengetahui tanda-tanda terjadinya bencana, sehingga dapat segera diambil tindakan untuk meminimalisir korban dan kerugian,” pungkas Danramil. (TIM)

Tidak ada komentar:

Berkomentarlah sesuai tema tulisan dengan tetap beretika dan satun. Jika komentar anda melanggar UU ITE, adalah diluar tanggung jawab kami.

Diberdayakan oleh Blogger.