Peduli Dengan Petani, Babinsa Kaliboto Lor Bantu Pembuatan Sarana Irigasi

Lokasi kegiatan

Lumajang (suarasatunews.com)
Sebagai wujud kepedulian terhadap para petani yang ada di wilayah binaan, Babinsa Kaliboto Lor turut serta dalam pembuatan saluran irigasi tersier bergabung dengan kelompok tani ”Harapan Tani” yang ada di areal lahan persawahan wilayah dusun Krajan II desa Kaliboto Lor kecamatan Jatiroto kabupaten Lumajang, Senin (14/1/2019).

Danramil 0821/12 Jatiroto Kapten Inf Mujiono mengatakan, bahwa pembanguan jaringan irigasi tersier sepanjang 85 meter yang membentang di areal pertanian desa Kaliboto Lor tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan produksi hasil tanam masyarakat petani dalam mensukseskan program ketahanan pangan nasional bidang swasembada pangan di daerah khususnya di wilayah kecamatan Jatiroto, ujarnya.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan dan menurut hasil laporan Babinsa desa Kaliboto Lor, kondisi saluran saat ini sudah mengalami pendangkalan dan penyempitan akibat dari lumpur yang ikut terbawa aliran air sehingga tidak bisa mengalir dengan lancar, bahkan jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi dapat meluber memasuki lahan persawahan milik petani dan jika musim kemarau fungsinya tidak bisa dimaksimalkan untuk mengairi lahan, terang Kapten Mujiono.

Saat ini TNI melalui Kodim 0821/Lumajang khususnya Koramil 0821/12 Jatiroto intens berkoordinasi dengan pemerintahan desa, kecamatan dan dinas terkait guna memermudah dalam pelaksanaan program terutama dilokasi lapangan sehingga terbentuk sinergi untuk saling mendukung dalam setiap kendala dan permasalahan yang dihadapi oleh para petani, pungkasnya.  

Hal senada juga disampaikan oleh Babinsa Kaliboto Lor Serda Joko Tulup, dengan kondisi seperti ini banyak dari petani yang mengeluhkan adanya saluran irigasi yang tidak bisa berfungsi secara maksimal dan pada Musrenbangdes beberapa waktu yang lalu diusulkan pembangunannya dan saat ini sudah terealisasi pengerjaannya, kata Serda Joko.

Ia pun berharap, terbangunnya sarana irigasi sepanjang 85 m ini nantinya bisa lebih mengoptimalkan para petani dalam mengairi lahannya agar peningkatan produksi panen dapat terwujud sesuai dengan harapan, ”program ketahanan pangan dapat terealisasi dengan sukses, para petani juga semakin sejahtera”, harapnya. (Tim

Tidak ada komentar:

Berkomentarlah sesuai tema tulisan dengan tetap beretika dan satun. Jika komentar anda melanggar UU ITE, adalah diluar tanggung jawab kami.

Diberdayakan oleh Blogger.