Kapolres Lumajang Berharap, Agama Tak Dijadikan Alat Untuk Memecah Persatuan

Kapolres Lumajang (kiri) saat menyapa santun Ulama'

Lumajang (suarasatunews.com)
Kapolres Lumajang AKBP DR Muhamad Arsal Sahban S.H S.I.K MM M.H, menghadiri pengajian umum dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad tahun 1440 H / 2018 M di Alun - alun Lumajang, Selasa malam (4/12/2018).

Turut hadir menjadi pembicara saat itu, Gus Muwafiq dari Sleman Yogyakarta.

Meski sudah terlewat beberapa hari, momen peringatan Maulid Nabi masih bisa kita rasakan sampai saat ini.  

Bahkan disejumlah tempat, terpantau masih menyemarakkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. 

Seusai acara, Kapolres memberikan statement bahwa pentingnya masyarakat untuk meneladani sikap Rossul dalam bertoleransi, apalagi kata dia, menyambut pemilu tahun depan ini akan banyak sekali usaha untuk memecah belah Indonesia.

"Jika kita tengok sejarah awal berdirinya Daulah Islam di Yastrib (Madinah), Rasulullah berhasil menyatukan berbagai macam suku di bawah naungan Islam. Oleh karena itu, dimasa masa Pemilu ini saya harapkan tidak ada oknum yang mengatasnamakan agama sebagai salah satu cara dalam memperoleh suara yang besar, sehingga dapat memecah belah umat islam,," Tegas Arsal.

Hal ini, Kapolres berharap akan meningkatkan kembali semangat Islam seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW.(TIM

Tidak ada komentar:

Berkomentarlah sesuai tema tulisan dengan tetap beretika dan satun. Jika komentar anda melanggar UU ITE, adalah diluar tanggung jawab kami.

Diberdayakan oleh Blogger.