Bersama Elemen Masyarakat, Kodim 0821 Laksanakan Upacara Hari Bela Negara Ke 70 Tahun 2018

Pelaksanaan upacara 

Lumajang (suarasatunews.com)
Dalam rangka memperingati Hari Bela Negara ke 70 Tahun 2018, Kodim 0821 bersama unsur Pemerintah Daerah, Polri, Linmas, ormas dan siswa melaksanakan upacara bersama yang bertempat di Alun alun Kota Lumajang, Rabu (19/12/2018).

Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati yang bertindak sebagai inspektur upacara dalam kesempatan tersebut membacakan amanat Presiden Republik Indonesia Pada Peringatan Hari Bela Negara Tahun 2018.

Bibacakan Wakil Bupati, penetapan peristiwa bersejarah sebagai Hari Bela Negara merupakan penegasan bahwa bela negara sejak dulu memiliki konteks yang sangat luas, tidak hanya dilakukan dengan kekuatan fisik dan senjata saja namun harus dilakukan melalui beragam upaya dan profesi.

“Segenap aparatur negara baik sipil maupun militer yang tengah berjuang melaksanakan tugasnya di pelosok tanah air, sesungguhnya sedang melakukan bela negara yang membuat Republik ini tetap eksis hadir melayani rakyat,” tambah Wabup membacakan amanat Presiden RI.

“Inpres nomor 7 tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional Bela Negara Tahun 2018-2019, mewujudkan bela negara sebagai Hak Asasi Manusia Bangsa Indonesia, hal ini sesuai dengan Pasal 68 UU nomor 39 tahun 1999 yang mengamanatkan agar segenap Bangsa Indonesia dengan segenap kelebihan dan kekurangannya tetap dapat memberikan sumbangsihnya dalam bela negara,” kata Wabup membacakan amanat Presiden RI.

Lebih lanjut dibacakan Wabup, dalam konteks sosial, makna pembangunan berkelanjutan merupakan kemampuan generasi milenial mengantisipasi kecepatan perubahan dunia tidak boleh terlepas dari pondasi budaya, kearifan lokal, dan nilai-nilai luhur bangsa.  Sedangkan dalam konteks alamiah, pembangunan berkelanjutan merupakan penghargaan bangsa terhadap kelestarian lingkungan yang merupakan wujud Bela Negara yang sangat penting.

“Kesadaran Bela Negara, nilai luhur bangsa, kearifan lokal, dan keaslian lingkungan hidup tidak mungkin diserahkan kepada kecardasan buatan, tetapi harus ditanamkan dalam jiwa dan raga segenap Bangsa Indonesia sejak dini,” tuturnya membacakan amanat Presiden RI.

“Mari kita insyafi Kemerdekaan Bangsa dan Negara yang telah dianugerahkan Tuhan YME sebagai modal dasar kerja bangsa di segala bidang. Melalui sinergi antar segenap elemen Bangsa Indonesia, kita mampu membawa Indonesia menjadi negara yang berdaulat, andiri, adil dan makmur serta berkepribadian dan kebudayaan,” pungkasnya mengakhiri membacakan sambutan Presiden RI.

Sumber : Pendim 0821

Tidak ada komentar:

Berkomentarlah sesuai tema tulisan dengan tetap beretika dan satun. Jika komentar anda melanggar UU ITE, adalah diluar tanggung jawab kami.

Diberdayakan oleh Blogger.