Polres Lumajang dan Jajarannya Turun Lapangan Cek Lokasi Rawan Bencana dan Cegah Kriminalitas

Polres Lumajang dan Jajarannya Turun Lapangan Cek Lokasi Rawan Bencana dan Cegah Kriminalitas

Suara Satu News
Rabu, 28 November 2018

Anggota Polri saat bersama warga dilokasi banjir

Lumajang (suarasatunews.com)
Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi belakangan ini, dinilai memicu terjadinya banjir dan berpotensi menimbulkan kerawanan disejumlah wilayah di kabupaten Lumajang. 

Hal tersebut menjadi atensi tersendiri bagi Kapolres Lumajang AKBP DR. Muhamad Arsal Sahban S.H S.I.K MM M.H, karena menurutnya, bisa saja menimbulkan kerawanan dan menghambat kelancaran aktifitas warga. 

Seperti halnya, di wilayah Tempursari Kabupaten Lumajang, dimana hujan lebat terjadi tepatnya pada Rabu (28/11/18), hingga menimbulkan tanggul robek, bahkan air sebagian menggenang dihalaman rumah warga di RT 7 RW 8 Desa Bulorejo Kecamatan setempat. 

Tetapi saat dilakukan pengecekan, debit air sudah menurun dan kondisi sungai sudah turun debitnya.

Hal serupa juga terjadi di Desa Tukum. Air menggenang diperkampungan dikarenakan air sungai meluap dan derasnya hujan menyebabkan debit air sungai meningkat. 

Menyikapi akan kejadian itu, jajaran Polsek melakukan pengecekan DAS dan memantai desa desa rawan banjir

"Beberapa hari ini memang hujan deras melanda wilayah Lumajang. Hal ini perlu diperhatikan karena kenaikan debit air sungai dipengaruhi oleh intensitas hujan deras, membuat beberapa aliran di beberapa sungai meluap," ucap Kapolres. 

Disini Polsek jajaran kata Kapolres melaksanakan pemantauan terhadap keadaan desa yang terendam banjir dan daerah rawan banjir untuk mengantisipasi orang yang mengambil kesempatan dibalik kesempitan terjadinya bencana banjir ini. (TIM