Bekerja Sama Dengan TNI, Tahun Depan Pemkab Lumajang Berencana Akan Bangun Jembatan Alternatif Lumajang Tempursari

Wakil Bupati Lumajang Jawa Timur

Lumajang (suarasatunews.com)
Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati. M.Si., menghadiri acara tasyakuran Desa Oro Oro Ombo Kecamatan Pronojiwo, di Kediaman Abdul Malik, Dusun Kebonan, Jum'at (02/11/18).

Warga setempat sangat antusias menyambut kedatangan orang nomor dua di Lumajang, menurut warga, ini adalah Wakil Bupati yang pertama kali berkunjung ke Dusun tersebut.

Acara ini merupakan tasyakuran warga untuk mendatangkan Wakil Bupati, selain itu warga juga ingin berdialog terkait dengan keluhan- keluhan yang telah dialami, demikian keterangan yang disampaikan Kepala Desa Oro Oro Ombo, Slamet.

Sementara itu, Bunda Indah  menyampaikan kembali program - program yang telah dijanjikan pada masa kampanye, yaitu ibu melahirkan gratis yang sudah bisa dinikmati oleh masyarakat. 

"Sedangkan untuk SPP dan seragam sekolah gratis, akan terealisasi pada 2019 nanti," terangnya.

Terkait jalan putus yang menghubungkan Tempursari ke Pasirian yang berada di kawasan wisata Watu Godek. Ke depan, Bunda Indah berencana akan melakukan pengadaan pembangunan jembatan alternatif. 

Hal ini rencananya akan dilaksanakan tahun depan dan bekerjasama dengan TNI, yang bertujuan untuk mempermudah warga Tempursari dalam berkunjung ke Lumajang dan tidak menempuh waktu ber jam - jam memutar melawati Pronojiwo.

"Jembatan itu cuma bisa dilewati sepeda motor saja. Sing penting warga Tempursari dapat lebih cepat jalannya ke Lumajang, dan tidak harus muter lewat Pronojiwo," ujarnya.

Di sisi lain, dengan diadakannya dialog, salah satu warga setempat, Nurul Huda, menyampaikan keluhan masyarakat mengenai tempat maksiat yang beberapa hari ini kembali meresahkan masyarakat.  

Dirinya berharap Pemerintah dapat menuntaskan permasalahan - permasalahan tersebut.

"Bahwa ini merupakan biangkerok dari kerusakan yang ada di Indonesia seperti gempa di Palu ini pun dampak dari kemaksiatan yang merajalela di tengah tengah kita. Jadi mohon Lumajang dijauhkan dari maksiat seperti itu, sehingga lumajang di jauh dari bencana," ujarnya.

Bunda Indah mengatakan, bahwa pihaknya sudah menutup beberapa tempat maksiat yang ada di wilayah Kabupaten Lumajang,

"Kami berusaha menutup tempat - tempat maksiat yang ada di Lumajang, seperti tempat - tempat yang menjual minuman keras, karena hal ini sangat berdampak pada masa depan anak anak,"  tandasnya. (TIM

Tidak ada komentar:

Berkomentarlah sesuai tema tulisan dengan tetap beretika dan satun. Jika komentar anda melanggar UU ITE, adalah diluar tanggung jawab kami.

Diberdayakan oleh Blogger.