Koramil 0821/04 dan Dinas Ketahanan Pangan Lumajang Wujudkan Desa Mandiri Pangan

Work Shop saat berlangsung

Lumajang (suarasatunews.com)
Dinasa Ketahanan Pangan Kabupaten Lumajang dan Koramil 0821/04 Gucialit menggelar kegiatan Work Shop guna menciptakan pengelolahan dan pemanfaatan sumber daya alam sebagai pengembangan desa yang mandiri pangan. 

Kegiatan yang digelar di Kedai Dingin desa Guciali kecamatan Gucialit kabupaten Lumajang dihadiri oleh beberapa anggota dari perwakilan kelompok tani yang tersebar di wilayah kecamatan Gucialit menyajikan materi tentang budidaya ternak unggas khususnya pengembangan ayam arab dan cara pemeliharaannya.

Menururt Ir. Eko Sugeng Prasetyo penyaji materi dari Dinas ketahanan Pangan kabupaten Lumajang mengatakan, kegiatan Work Shop yang dilakukan oleh pemerintah melalui Dinas Ketahanan Pangan ini bertujuan untuk memberian pelatihan kepada masyarakat agar mereka memiliki pengetahuan yang cukup sebelum menekuni bidang usaha tersebut, ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa ayam arab merupakan tipe unggas petelur unggul karena kemampuannya berproduksi yang cukup tinggi. Kebanyakan masyarakat memanfaatkan ayam arab karena produksi telurnya tinggi, selain menghasilkan telur ayam arab juga mampu menghasilkan daging yang cukup baik, dengan peliharaan waktu yang cukup singkat sekitar 2-3 bulan dan pemberian pakan yang cukup, sudah mampu mencapai bobot badan maksimal, jelas Eko.

Sementara Pelda Joko Subagyio Bati Komsos Koramil 0821/04 Gucialit yang mewakili Danramil juga menambahkan, kegiatan seperti ini akan memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat, dengan adanya Work Shop warga akan memiliki bekal pengetahuan dan ketrampilan yang nantinya dapat mereka kembangkan, imbuhnya.

Mudah - mudahan dengan adanya kegiatan seperti ini dapat memberikan nilai tambah dibidang ekonominya, pendapatan yang diharapkan juga akan semakin meningkat sehingga kesejahteraan masyarakat juga akan semakin baik sebagai upaya untuk menciptakan dan memanfaatkan sumberdaya alam dengan mewujudkan potensi desa yang mandiri pangan, pungkas Pelda Joko.

Sumber : 0821

Tidak ada komentar:

Berkomentarlah sesuai tema tulisan dengan tetap beretika dan satun. Jika komentar anda melanggar UU ITE, adalah diluar tanggung jawab kami.

Diberdayakan oleh Blogger.