GSNI Cabang Lumajang, Adakan Nobar Bertemakan Jangan Sekali - Kali Melupakan Sejarah

Suasana dialog sebelum nonton bareng dilaksanakan 

Lumajang (suarasatunews.com)
Dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke - 73, Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI) Cabang Lumajang menggelar kegiatan nonton bareng dan diskusi interaktif di taman hutan kota Lumajang, Kamis (16/8/2018).

Kegiatan itu menghadirkan 2 pemateri, diantaranya Letkol H. M. Djuremi selaku pejuang '45 yang juga merupakan anak buah dari Kompi Kapten Djalal dan Nur Cholidah selaku penulis dan alumni Mahasiswi Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Malang.

"Untuk menyambut HUT kemerdekaan Republik Indonesia yang ke - 73, kita mengadakan kegiatan Nobar dan Diskusi Interaktif dengan mengahadirkan dua pemateri, pejuang '45 dan penulis buku," ungkap Ananda Salsabila Kenyo Sarasti koordinator kegiatan saat itu. 

Kegiatan ini juga dihadiri oleh 50 peserta dari kalangan pelajar, pemuda dan masyarakat umum berikut juga dari Satbinmas Polres Lumajang turut mengisi pemaparan terkait realita yang ada soal Minuman Lokal Oplosan. 

Kegiatan itu mendapat apresiasi positif. Sejumlah masyarakat berikut peserta nobar mengatakan, kegiatan ini dinilai baik, karena menghadirkan pelaku sejarah atau pejuang veteran. Begitu juga kegiatan tersebut dinilai dapat menyadarkan akan pentingnya kemerdekaan bagi Republik Indonesia pada umumnya dan Kabupaten Lumajang pada khususnya.

Saya sangat mengapresiasi kegiatan Dialog dan Nobar kebangsaan pada malam ini. Karena mengundang bintang Tamu pejuang asli Lumajang yang murni pada saat itu berjuang untuk melawan penjajah di Indonesia khususnya Lumajang. Nah, ini bisa jadi refleksi untuk generasi muda agar paham betul tentang bagaimana perjuangan pahlawan-pahlawan dalam merebut serta mempertahankan Kemerdekaan,” ujar Kartini Ayu.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu pemateri, Letkol H. M. Djuremi. Menurutnya, kegiatan ini sangat perlu dilakukan. 

"Kegiatan ini dapat meningkatkan rasa Nasionalisme dan Cinta Tanah Air terhadap generasi muda penerus bangsa. Saya berpesan, kepada generasi muda agar terus menjaga kedaulatan NKRI. Meskipun di Indonesia beraneka ragam budaya, agama, ras, suku mereka harus memiliki rasa toleransi agar kesatuan dan persatuan Republik Indonesia tetap terjaga," tukasnya.

Penulis : M. Dandy Kris Indrawan

Tidak ada komentar:

Berkomentarlah sesuai tema tulisan dengan tetap beretika dan satun. Jika komentar anda melanggar UU ITE, adalah diluar tanggung jawab kami.

Diberdayakan oleh Blogger.