Terus Berkembang, KPPN Resmikan Kantor Zona Satu di Probolinggo Jawa Timur

Sekjen KPPN saat berikan mandat tugas pada pengurus di zona termaksud

Probolinggo (suarasatunews) 
KPPN ( Komunitas Pengusaha dan Pekerja Nusantara), terus melebarkan jejaringnya melalui lingkup sejumlah pesantren yang ada di wilayah Jawa Timur. 

Komunitas yang berkomitment mamajukan taraf perekonomian dalam ranah kerja sama dibidang perkoperasian ini, diyakini oleh pihak internal pengurus akan membawa dampak positif dalam kaidah kerja sama yang akan dijalin oleh pihak terkait diwaktu kedepannya. 

Saat ini, KPPN tengah mematangkan kepengurusan di wilayah zona 1 Suropati. Tergolong didalamnya meliputi 6 Kabupaten diantaranya Lumajang, Probolinggo, Pasuruan, Mojokerto, Lamongan, Gresik.

Pematangan ini merupakan tindak lanjut dari upaya pengembangan yang telah di lakukan disejumlah Kabupaten sebelumnya, salah satunya di wilayah Madura. 

Bertempat di Jalan Bromo no 1 tepatnya Kelurahan Triwung Lor Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo, Senin (9/7/2018), sembari meresmikan kantor kepengurusan Zona 1, sejumlah pihak dilibatkan dalam kegiatan penyerahan mandat tugas di KPPN Zona 1 Suropati dari Sekjen Pusat Dhofir Alwi kepada pengurus daerah setempat. 

Untuk menunjang kinerja pengurus di zona yang ia pimpin, Dhofir Alwi berkata, penerima kuasa mandat dihimbau nantinya wajib mengikut sertakan masyarakat khususnya pondok pesantren. Hal itu menurutnya dalam rangka untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi yang ada di lingkup pondok pesantren.

"Dalam rangka kerja sama itu ada bentuk investasi bagi hasil komposisi 30% untuk KPPN dan 70% untuk pondok pesantren. 
Suport pengurus mengembangkan SDM agar para tenaga KPPN yang ada di zona ini bisa mengerti tentang karakter tentang lembaga mitra itu sendiri,  adapun masalah finansial nanti diharapkan kedepan bisa menata masyarakat," kata dia disela - sela penyerahan mandat. 

Upaya komunitas inipun sontak mendapatkan respon positif dari lembaga pemerintahan setempat, melalui Yanuar, lurah setempat yang saat itu turut hadir dalam acara tersebut. 

Yanuar menyampaikan, dari sejumlah pemaparan akan tata cara dan kinerja yang akan dilakukan oleh KPPN ini, menurutnya positif. 

"Dasarnya juga agama islam, menurut saya jika nanti ini sudah berjalan, semisal dari guru pengajar akan bertamah honornya. Dalam hal ini sudah jelas menurut saya membantu dan sejalan dengan uopaya pemerintah dalam mensejahterakan guru pengajar dilingkungan pesantren," ucap Yanuar. 

Masih kata Yanuar, ia berharap langkah ini akan segera terealisasi karena menurut dia, dengan terealisasinya kerja sama antara KPPN dengan pondok pesantren sesuai konteks kesepakatan kinerjanya, tidak menutup kemungkinan akan membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyatakat sekitar. 

"Intinya selama itu sifatnya untuk kebaikan bersama kami siap mendukung, dan yang dilibatkan nantinya akan lebih merata," tukasnya. (TIM)

Tidak ada komentar:

Berkomentarlah sesuai tema tulisan dengan tetap beretika dan satun. Jika komentar anda melanggar UU ITE, adalah diluar tanggung jawab kami.

Diberdayakan oleh Blogger.