BPBD dan Babinsa Wotgalih Lumajang Berikan Pelatihan Warga Soal Tanggap Bencana

Suasana saat pelatihan berlangsung

Lumajang (suarasatunews) 
Babinsa Wotgalih Koramil 0821/11 Yosowilangun bersama dengan personel BPBD kabupaten Lumajang menggelar pelaksanaan pelatihan penaggulangan bencana terhadap masyarakat desa Wotgalih kecamatan Yosowilangun, Jumat (6/7/2018).

Kegiatan yang diselenggarakan bertempat di aula serbaguna desa setempat dihadri oleh perwakilan dari warga masyarakat desa Wotgalih dan relawan Destana (Desa Tanggap Bencana) serta personel dari BPBD kabupaten Lumajang.

Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD  kabupaten Lumajang Wawan Hadi, S.H mengatakan, secara geografis wilayah desa Wotgalih berada di pesisir pantai selatan jawa yang rawan terhadap ancaman bencana gelombang pasang tsunami. 

"Untuk memberikan pemahaman kepada seluruh warga masyarakat, perlu adanya pelatihan tentang penanggulangan bencana dan memberikan pengertian tentang gejala-gejala yang timbul sebelum terjadinya gelombang tsunami agar masyarakat dapat mengetahui dan mengerti untuk melakukan tindakan yang segera dilakukan," terangnya.

Sementara Babinsa Wotgalih Pelda Guntur Rudi kepada warga masyarakat juga menghimbau agar tidak panik dalam menghadapi situasi jika terjadi bencana, karena kepanikan justru akan membuat cara berpikir dan bertindak menjadi tidak terkendali. 

"Kenali gejala alam yang ada seperti terjadinya gempa bumi dengan skala yang tinggi, surutnya permukaan air laut yang terjadi dengan tiba-tiba, adanya perilaku hewan yang aneh tidak seperti biasa, terdengar suara gemuruh ditengah laut dan gejala lainnya yang timbul sebelum terjadi tsunami, jelas Pelda Guntur.

Kepada warga masyarakat jika sudah mengetahui adanya gejala tersebut segera lakukan upaya menuju daerah titik evakuasi yang sudah ditentukan oleh BPBD dengan mengikuti tanda-tanda yang sudah terpasang sebagai langkah untuk penyelamatan guna meminimalkan terjadinya korban jiwa. (TIM

Tidak ada komentar:

Berkomentarlah sesuai tema tulisan dengan tetap beretika dan satun. Jika komentar anda melanggar UU ITE, adalah diluar tanggung jawab kami.

Diberdayakan oleh Blogger.