Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Babinsa Sumberjati Koramil Tempeh Berikan Wawasan Kepada Pemuda.

Sertu M. Zuhri saat berikan pembinaan

Lumajang (suarasatunews) 
Babinsa Sumberjati Koramil 0821/10 Tempeh Lumajang melaksanakan pembinaan kepada para pemuda yang berada di wilayah RT 24 RW 04 dusun Tegalrejo desa Sumberjati kecamatan Tempeh kabupaten Lumajang yang dinilai berbuat hal negatif yang merugikan terhadap lingkungan, Kamis (14/6/2018).

Sertu M. Zuhri Babinsa setempat mengatakan, bahwa upaya ini dilakukan sebagai wujud kepada masyarakat yang berada di wilayah terutama berkaitan dengan kenakalan remaja agar tidak terjerumus kedalam pengaruh yang lebih dalam lagi, cegah dan hindari kegiatan atau perbuatan negatif yang merugikan diri sendiri dan orang lain serta berusaha melakukan kegitan positif penuh makna yang dapat berguna bagi diri sendiri dan bermanfaat bagi lingkungan.

Ia menuturkan, adanya informasi tersebut setelah mendapat laporan dari ketua RT setempat yang menyampaikan disekitar rumahnya sering dijadikan tempat nongkrong yang dinilai tidak wajar. 
Karena menurutnya pemuda lain disekitar rumah tersebut banyak yang ke musholla dan masjid pada malam hari, rupanya mereka mengadakan pertemuan untuk merencanakan kegiatan di suatu tempat untuk melakukan kegiatan negatif minum-minuman beralkohol yang mengganggu kenyaman lingkungan sekitar.

"Adanya beberapa warga yang menyampaikan, walaupun bulan Ramadhan disejumlah wilayah desa dibeberapa tempat sarana umum seperti lapangan dan makam desa yang sepi banyak terlihat bekas bungkus obat batuk yang ternyata digunakan pemuda untuk mengadakan pesta miras oplosan," kata dia.

Kepada para remaja Sertu Zuhri memberikan arahan sekaligus penekanan tentang bahaya dan dampak yang ditimbulkan dari miras oplosan, miras oplosan maupun minuman jenis beralkohol lainnya tidak akan memberikan manfaat bagi kesehatan justru sebaliknya banyak dampak dan akibat buruk yang ditimbulkan, sudah banyak nyawa yang melayang sia-sia akibat perbuatan ceroboh tersebut.

"Dampak yang lain secara psikologis juga dapat mempengaruhi kepada terbentuknya karakter yang negatif dan cenderung mengabaikan naluri berpikir secara sehat, mudah dipengaruhi untuk berbuat negatif yang menjurus pada tindakan kriminalitas, lebih parah lagi bahwa miras ini merupakan cikal bakal seseorang untuk mengkonsumsi narkoba, karena mereka yang ketagihan pasti menginginkan kepada level yang tinggi," jelas Sertu Zuhri.


“Sebelum semuanya terjadi hindari miras yang merugikan diri sendiri, orang tua dan lingkungan sekitar, berbuat yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain serta lingkungan sekitar dan berpola hidup sehat agar akal dan pikiran juga jernih“, pungkasnya.

Setelah menerima arahan dan pembinaan sekelompok remaja tersebut dapat menerimanya dan berjanji tidak akan mengulang kembali, selanjutnya membubarkan diri untuk pulang kerumah masing-masing. (TIM

Tidak ada komentar:

Berkomentarlah sesuai tema tulisan dengan tetap beretika dan satun. Jika komentar anda melanggar UU ITE, adalah diluar tanggung jawab kami.

Diberdayakan oleh Blogger.