Pacu Motivasi Petani, Babinsa Jatiroto Hadiri Rembuk Tani.


Serda Suwadi saat saat dicara rembug tani
Sumber dok. Pendim 0821 Lumajang

Lumajang (suarasatunews)
Guna lebih memotivasi petani dalam meningkatkan hasil pertanian, Koramil 0821/12 Jatiroto berpartisipasi aktif dalam kegiatan Rembuk Tani yang dilaksanakan di Balai Desa Jatiroto Kecamatan Jatiroto Kabupaten Lumajang, Senin (21/5/2018).

Rembuk tani merupakan sarana bagi petani dalam membicarakan suatu masalah maupun rencana yang bertujuan untuk meningkatkan hasil pertanian.  Seperti yang disampaikan Kepala Upt Pertanian Jatiroto H. Agus Zauhari, S.P. bahwa kegiatan rembuk tani dilakukan sebagai upaya peningkatan swasembada pangan.

“Rembuk tani merupakan upaya untuk memantapkan anggota kelompok tani, agar setiap anggota lebih memahami maksud dan tujuan program ketahanan pangan yang telah dicanangkan oleh pemerintah,” tambahnya.

“Diharapkan dengan digalakkannya kegiatan Rembuk Tani dapat lebih memotivasi petani serta dapat menambah wawasan anggota agar selalu siap meningkatkan hasil pertanian demi terwujudnya swasembada pangan sesuai dengan harapan pemerintah,” tutur Agus.

Sementara itu Serda Suwadi, Babinsa setempat yang mewakili Danramil mengatakan bahwa TNI sebagai pendamping dalam kegiatan pertanian akan selalu siap mendampingi petani dalam upaya mewujudkan swasembada pangan nasional khususnya di wilayah Kecamatan Jatiroto.

“Dengan rembuk tani ini diharapkan dapat membentuk petani yang mampu menjadi penggerak dan pelopor petani lain agar dapat terus meningkatkan hasil pertaniannya baik tanaman padi maupun tanaman alternatif holtikultura sehingga kesejahteraan dapat meningkat,” jelasnya.

“Mari bersama kita sukseskan program ketahanan pangan yang telah dicanangkan oleh pemerintah karena tanpa ada peran aktif dari para petani di wilayah program tersebut tidak akan dapat tercapai,” pungkas Serda Suwandi.(TIM)

Tidak ada komentar:

Berkomentarlah sesuai tema tulisan dengan tetap beretika dan satun. Jika komentar anda melanggar UU ITE, adalah diluar tanggung jawab kami.

Diberdayakan oleh Blogger.