Hindari Sengketa, Babinsa Pandanarum Koramil Tempeh Ajak Warga Bangun Pembatas Jalan.

Kompak, saat pembuatan jembatan berlangsung
Sumber dok. Pendim 0821 Lumajang


Lumajang (suarasatunews) 
Babinsa Pandanarum Koramil 0821/10 Tempeh Lumajang mengajak warga masyarakat RT 04 RW 07 Dusun Parasgoang Desa Pandanarum Kecamatan Tempeh bergotong royong bahu membahu dalam pembuatan pagar pembatas jalan diwilayah tersebut, Sabtu (12/5/2018).

Serda Purwanto Babinsa setempat mengatakan, pembangunan pagar pembatas jalan tersebut merupakan upaya untuk memperjelas wilayah batas tanah Desa dengan wilayah Desa sekitarnya sehingga masing-masing warga dapat mengetahui dengan jelas batas masing-masing wilayah desa guna mengantisipasi adanya konflik masalah tanah jika semua saling klaim memiliki.

"Upaya ini dilakukan pihak pemerintah desa agar warga masyarakat tidak terjadi kesalah pahaman dengan warga desa disekitarnya yang berdampak pada pertikaian sehingga mengakibatkan hubungan persaudaraan menjadi tidak harmonis antara sesama warga desa sekitar yang juga dapat berdampak rasa persatuan dan kesatuan diantara sesama warga antar desa menjadi retak,"  jelasnya.

Serda Purwanto juga menambahkan, sebagai aparat TNI yang bertugas di wilayah tentunya bertanggung jawab dengan segala permasalahan yang ada dan berupaya melakukan pembinaan secara berkesinambungan, sehingga akan tercipta suasana yang aman dan terkendali demi kesejahteraan dan kenyamamanan seluruh warga. 

"Demi kebaikan warga, kapanpun akan selalu siap dan berupaya untuk mencari solusi jalan terbaik guna menyelesaikan permasalahan yang ada,  yang tentunya juga upaya ini harus didukung dengan koordinasi dan komunikasi yang baik sehingga dapat menyelesaikan masalah  dengan tuntas," pungkasnya.

Sementara Ti'un Kepala Desa Pandanarum juga menyatakan hal yang sama, pembangunan pagar pembatas jalan ini merupakan upaya pemerintah desa yang dilakukan bersama Babinsa untuk mengantisipasi adanya konflik permasalahan batas tanah desa.

"Terutama kepada warga yang biasa mencari rumput sebagai pakan ternak antara dua warga berbeda wilayah yang saling klaim," paparnya. 

"Muda-mudahan dengan adanya pagar pembatas jalan yang sudah terbangun nantinya dapat menjadikan pemahaman antara sesama warga, saling hidup rukun berdampingan secara rukun dan menghindarkan konflik yang terjadi sehingga akan terwujud rasa persatuan dan kesatuan serta rasa persaudaraan yang kuat antara sesama warga desa disekitarnya. Terimakasih kepada Babinsa yang senantiasa hadir bersama warga dan selalu menjadi motivator dan pelopor yang  baik kepada warga," pungkasnya.(TIM

Tidak ada komentar:

Berkomentarlah sesuai tema tulisan dengan tetap beretika dan satun. Jika komentar anda melanggar UU ITE, adalah diluar tanggung jawab kami.

Diberdayakan oleh Blogger.